5 Tips Berbusana Menurut Ilmu Psikologi

Berpenampilan menarik bukan berarti menarik bukan berarti Anda harus mengikuti tren terkini atau berbalutkan busana keluaran desainer papan atas.

Segala hal yang berkaitan dengan psikologi manusia seperti warna yang memancarkan aura positif atau motif yang meninggalkan kesan manis bagi orang yang melihatnya turut menentukan seberapa menariknya penampilan Anda. Berikut selengkapnya:

1. Pilih Padanan yang Lebih Berani


Menurut hasil riset psikolog Kurt Gray dan timnya, manusia lebih memberi respon positif saat dihadapkan pada keseimbangan yang baik antara "ketidakserasian dan senada", atau "sederhana dan rumit". Maka itu, jangan takut untuk mengeksplor tampilan dengan paduan warna, tekstur atau motif yang berbeda.

2. Pakai Warna Kuning


Warna yang satu ini memang tidak membuat kaki terlihat lebih jenjang atau pinggul yang ramping. Namun Karen J. Pine, professor psikologi Universitas Hertfordshire, Inggris, mengatakan kuning dapat memancarkan energi positif dan kebahagian. Siapapun akan senang melihat Anda.

3. Kenakan Busana Berbahu Lebar


Busana dengan bahu yang lebar atau bidang, masih menurut Karen, menciptakan ilusi visual yang merampingkan pinggang. Dengan begitu, Anda akan terlihat lebih ramping.

4. Tampil Serba Monokrom


Cara lain untuk "melangsingkan" tubuh secara instan, tampil lah dalam balutan busana serba satu warna. Dipaparkan dalam buku "Design & Technology" terbitan Pasca Press (2003), busana semacam itu dapat "menyamarkan garis-garis garis-garis pemisah".

5. Lirik Juga Garis Diagonal


Sudah bukan rahasia lagi jika busana bermotif garis vertikal memberi kesan langsing dan horizontal melebarkan tampilan Anda. Lalu bagaimana dengan garis diagonal? Menurut sebuah riset, seperti dikutip Who What Wear, garis diagonal ampuh untuk menarik atensi pada bagian-bagian tertentu. Kardigan, blazer, coat, dan beberapa luaran lainnya adalah jenis busana yang hadir dengan garis diagonal pada bagian kancingnya.